Monday, August 11, 2008
Array dan Vector di JAVA
Note :
“capacity” di vector adalah jumlah slot yang tersedia
“size” di vector adalah jumlah slot yang sudah terisi data
=================
Program Array :
=================
class Array1
{
public static void main ( String[] args)
{
Integer[] dataku = new Integer[5];
dataku[0] = 10 ;
dataku[1] = 11 ;
dataku[2] = 12 ;
dataku[3] = 13 ;
dataku[4] = 14 ;
System.out.println("capacity: "+ dataku.length);
for (int i=0; i< dataku.length; i++){
System.out.println("dataku[" + i + "] : "+dataku[i]);
}
}
}
================
Output Program :
================
capacity: 5
dataku[0] : 10
dataku[1] : 11
dataku[2] : 12
dataku[3] : 13
dataku[4] : 14
===============
Contoh Vector :
===============
import java.util.* ;
class Vector1 {
public static void main ( String[] args) {
//vector tanpa inisialisasi kapasitas
Vector dataku = new Vector();
dataku.addElement(10);
dataku.addElement(11);
dataku.addElement(12);
dataku.addElement(13);
dataku.addElement(14);
System.out.println("capacity: "+ dataku.capacity() );
System.out.println("size: "+ dataku.size() );
for (int i=0; i < dataku.size(); i++){
System.out.println("dataku elemen ke " + i + " : "+dataku.elementAt(i));
}
}
}
================
Output program :
================
capacity: 10
size: 5
dataku elemen ke 0 : 10
dataku elemen ke 1 : 11
dataku elemen ke 2 : 12
dataku elemen ke 3 : 13
dataku elemen ke 4 : 14
2)kapasitas komponen Array harus diinisialisasi dari awal, dan tidak bs ditambahi lagi tapi vector bisa diinisialisasi bisa tidak
===============
Contoh Array :
===============
class Array1
{
public static void main ( String[] args)
{
Integer[] dataku = new Integer[5];
dataku[0] = 10 ;
dataku[1] = 11 ;
dataku[2] = 12 ;
dataku[3] = 13 ;
dataku[4] = 14 ;
///ini tambahannya yang nyebabin error:)
dataku[5] = 14 ;
System.out.println("capacity: "+ dataku.length);
for (int i=0; i < dataku.length; i++){
System.out.println("dataku[" + i + "] : "+dataku[i]);
}
}
}
===============
Error Program :
===============
Exception in thread "main" java.lang.ArrayIndexOutOfBoundsException: 5
at MyDrill.Array1.main(Array1.java:16)
==============
Contoh Vector :
==============
import java.util.* ;
class Vector1 {
public static void main ( String[] args) {
//vector dengan inisialisasi kapasitasnya =5
Vector dataku = new Vector(5);
dataku.addElement(10);
dataku.addElement(11);
dataku.addElement(12);
dataku.addElement(13);
dataku.addElement(14);
dataku.addElement(101);
System.out.println("capacity: "+ dataku.capacity() );
System.out.println("size: "+ dataku.size() );
for (int i=0; i < dataku.size(); i++){
System.out.println("dataku elemen ke " + i + " : "+dataku.elementAt(i));
}
}
}
================
Output Program :
================
capacity: 10
size: 6
dataku elemen ke 0 : 10
dataku elemen ke 1 : 11
dataku elemen ke 2 : 12
dataku elemen ke 3 : 13
dataku elemen ke 4 : 14
dataku elemen ke 5 : 101
3)Menghapus elemen vector
===========
Program :
===========
import java.util.* ;
class Vector1 {
public static void main ( String[] args) {
//vector dengan inisialisasi kapasitasnya =5
Vector dataku = new Vector(5);
dataku.addElement(10);
dataku.addElement(11);
dataku.addElement(12);
dataku.addElement(13);
dataku.addElement(14);
dataku.addElement(101);
dataku.remove(2);
System.out.println("capacity: "+ dataku.capacity() );
System.out.println("size: "+ dataku.size() );
for (int i=0; i < dataku.size(); i++){
System.out.println("dataku elemen ke " + i + " : "+dataku.elementAt(i));
}
}
}
===============
output program :
===============
capacity: 10
size: 5
dataku elemen ke 0 : 10
dataku elemen ke 1 : 11
dataku elemen ke 2 : 13
dataku elemen ke 3 : 14
dataku elemen ke 4 : 101
4)Insert/sisipkan elemen pada vector
================
contoh Program :
================
import java.util.* ;
class Vector1 {
public static void main ( String[] args) {
//vector dengan inisialisasi kapasitasnya =5
Vector dataku = new Vector(5);
dataku.addElement(10);
dataku.addElement(11);
dataku.addElement(12);
dataku.addElement(13);
dataku.addElement(14);
dataku.addElement(101);
//menyisipkan data pada element ke 3
dataku.insertElementAt(500, 3);
System.out.println("capacity: "+ dataku.capacity() );
System.out.println("size: "+ dataku.size() );
for (int i=0; i < dataku.size(); i++){
System.out.println("dataku elemen ke " + i + " : "+dataku.elementAt(i));
}
}
}
==================
Output program :
==================
capacity: 10
size: 7
dataku elemen ke 0 : 10
dataku elemen ke 1 : 11
dataku elemen ke 2 : 12
dataku elemen ke 3 : 500
dataku elemen ke 4 : 13
dataku elemen ke 5 : 14
dataku elemen ke 6 : 101
5. mengetahui elemen pertama dan terakhir dr vector
================
contoh program :
================
import java.util.* ;
class Vector1 {
public static void main ( String[] args) {
//vector dengan inisialisasi kapasitasnya =5
Vector dataku = new Vector(5);
dataku.addElement(10);
dataku.addElement(11);
dataku.addElement(12);
dataku.addElement(13);
dataku.addElement(14);
dataku.addElement(101);
System.out.println("elemen vectorku yang pertama : "+dataku.firstElement());
System.out.println("elemen vectorku yang pertama : "+dataku.lastElement());
}
}
================
Output program :
================
elemen vectorku yang pertama : 10
elemen vectorku yang terakhir : 101
6. mendeteksi vector kosong apa berisi
================
Contoh program :
================
import java.util.* ;
class Vector1 {
public static void main ( String[] args) {
//vector dengan inisialisasi kapasitasnya =5
Vector dataku = new Vector(5);
if (dataku.isEmpty()) {
System.out.println("wah kosong neh...");
}
else {
System.out.println("ada isinya lho...");
}
System.out.println(">>>>>>>>>>>>>>>>Batas if pertama dan if kedua>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>");
dataku.addElement(10);
dataku.addElement(11);
dataku.addElement(12);
dataku.addElement(13);
dataku.addElement(14);
dataku.addElement(101);
if (dataku.isEmpty()) {
System.out.println("wah kosong neh...");
}
else {
System.out.println("ada isinya lho...");
}
}
===============
output program :
===============
wah kosong neh...
>>>>>>>>>>>>>>>>Batas if pertama dan if kedua>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
ada isinya lho...
7. mengetahui index dari suatu element vector.jika elemen tersebut bukan termasuk elemennya maka akan mengembalikan nilai -1. jika termasuk elemennya maka akan mengembalikan no elemen.
================
Contoh Program :
================
import java.util.* ;
class Vector1 {
public static void main ( String[] args) {
//vector dengan inisialisasi kapasitasnya =5
Vector dataku = new Vector(5);
dataku.addElement(10);
dataku.addElement(11);
dataku.addElement(12);
dataku.addElement(13);
dataku.addElement(14);
dataku.addElement(101);
System.out.println("element dataku.indexOf(100) : "+dataku.indexOf(100));
System.out.println("element dataku.indexOf(1) : "+dataku.indexOf(1));
System.out.println("element dataku.indexOf(13) : "+dataku.indexOf(13));
}
}
================
output program :
================
element dataku.indexOf(100) : -1
element dataku.indexOf(1) : -1
element dataku.indexOf(13) : 3
Etos Kerja
Ini adalah catatanku dr training etos kerja..
catatan biar suatu saat bs dibaca lg n klo pingin baca2 lagi biar nggak cari2 gara2 hilang:)
Dasar Pembentukan Etos Kerja :
1) Knowledge (What to, Why to)
Apa yang dilakukan dan kenapa itu harus dilakukan
Ini Berhubungan dengan dengan bagaimana mempersiapkan pengetahuan kita tentang sesuatu yang akan kita kerjakan harus benar2 kuat.
2) Skill (How to)
Ketrampilan/Keahlian ini berhubungan dengan jam terbang kita, makin lama jam terbang kita pada bidang tertentu maka skill kita akan bertambah.
3) Desire (Want to)
Motivasi untuk melakukan kerja. Setelah kita persiapkan semua yang berhubungan dengan apa yang kita kerjakan. Hal yang menentukan untuk keberhasilan dari kerja kita adalah motivasi. meskipun knowledge ada, skill ada tp faktor ketiga ga ada yach kerjaan tidak akan bs dijalankan dengan maksimal.
Dari ketiga hal diatas apabila kita dapat menggabungkan secara maksimal maka akan tercipta suatu habit (kebiasaan) yang baik. Dengan kebiasaan yang baik ini maka untuk mengerjakan sesuatu kita akan merasa ringan(tanpa beban) karena memang sudah menjadi kebiasaan kita.
kalau dipikir-pikir(ga tau yach koq tiba2 inget:D) . sebenarnya 3 hal itu juga sudah dianjurkan oleh rosulullah dalam hadistnya yak..
utlubul ilma minal mahdi ila lahdi (tuntutlah ilmu mulai dr buaian hingga ke liang lahat) dan utlubul ilma walau bissina (tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina)
kalau yang diatas kan menekankan kita untuk selalu mencari knowledge dan mengasah skill kita tuh ya..
dan ada ding satu lagi yang berhubungan dengan motivasi tp gw lupa bahasa arabnya:D. snippetnya kayak gini dech :
Bekerjalah kamu untuk kepentingan duniamu seolah-olah kamu akan hidup selama-lamanya dan bekerjalah kamu untuk kepentingan akhiratmu seolah-olah kamu akan mati besok.
kalo yang ini yach bahwa kita harus bener2 semangat untuk melakukan suatu pekerjaan.
ohhh.ternyata intinya sama saja antara yang dipelajari saat SMP dan kmaren hehehe...
Inti dari tulisan ini adalah : persiapkan diri kita dengan ketiga hal diatas sebelum melakukan suatu tujuan :)
Friday, February 22, 2008
Mengakses Query dengan Stored Procedure Microsoft SQL Server dari Borland Delphi
Kenapa menggunakan Stored procedure untuk mengakses query?Jawabannya adalah : Lebih fleksibel jika ada perubahan-perubahan pada kombinasi SQL, memiliki waktu proses lebih cepat dibanding jika kita menggunakan AdoQuery karena Stored Procedure dijalankan pada sisi back end database bukan di frond endnya aplikasi yang kita buat. Waktu Proses yang lama ini akan terasa jika SQL yang jalankan lumayan rumit dan data lumayan banyak.
Disini akan diberikan contoh sederhana bagaimana mengakses Query melalui stored procedure Microsoft SQL Server dari borland delphi. Langkah pertama akan dibuat suatu stored procedure bernama stp_area. Memasukkan Code stored procedure ini dapat dilakukan melalui Enterprise Manager atau dieksekusi melalui query analyzer. Stored procedure ini berfungsi menambahkan data ke tabel
dbArea. Tabel dbarea Area sendiri mempunyai 4 field yaitu : KodeArea yang bertipe Varchar(5), NamaArea yang bertipe
Varchar(50), @Nonaktif yang bertipe bit, dan @UserID yang bertipe varchar(20)
------------------------------------------------------------------------------------
CREATE PROCEDURE [dbo].[stp_Area]
@KodeArea Varchar(5),
@NamaArea Varchar(50),
@Nonaktif bit,
@UserID varchar(20)
AS
begin tran
SET NOCOUNT ON
insert into dbArea (KodeArea, NamaArea,nonaktif, UserID, DateCreated, DateModified)
values (@KodeArea, @NamaArea, @nonaktif, @UserID, GetDate(), null)
if @@error <> 0 goto Gagal
SET NOCOUNT OFF
commit tran
return
Gagal:
rollback tran
raiserror('Proses Input Data Gagal',16,1)
return
GO
------------------------------------------------------------------------------------
Selanjutnya disisi borland delphinya, dibuat project baru dan ambil component ADOStoredProc set property 'connectionstring' nya sesuai dengan database yang digunakan dan Property 'procedurename' diisi dengan nama stored procedure yang telah dibuat yaitu stp_Area. dan 2 buah Tedit untuk mengisi 'kode area' yang dinamai kodearea dan untuk mengisi 'nama area' dinamai namaarea dan satu buah TCheckbox untuk mengisi status 'Non Aktif' ang dinamai NonAktif dan sebuah TButton yang berisi kode dibawah ini :
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var
mymessage : array [0..255] of char;
begin
With ADOStoredProc1 do
begin
Parameters[1].Value := kodearea.Text;
Parameters[2].Value := NamaArea.Text;
Parameters[3].Value := NonAktif.Checked;
Parameters[4].Value := 'iis';
try
ExecProc;
except
on E: Exception do
begin
Application.MessageBox(StrPCopy(mymessage,E.Message),'Warning',MB_OK or MB_ICONWARNING);
end;
end;
end;
end;